Prabowo dan Pangeran MBS Pimpin DKT RI-Saudi, Rosan-Nasaruddin Masuk

7 months ago 20
situs winjudi online winjudi winjudi slot online winjudi online Daftar slot gacor Daftar situs slot gacor Daftar link slot gacor Daftar demo slot gacor Daftar rtp slot gacor Daftar slot gacor online terbaru Daftar situs slot gacor online terbaru Daftar link slot gacor online terbaru Daftar demo slot gacor online terbaru Daftar rtp slot gacor online terbaru slot gacor situs slot gacor link slot gacor demo slot gacor rtp slot gacor informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online hari ini berita online hari ini kabar online hari ini liputan online hari ini kutipan online hari ini informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat situs winjudi online

Jakarta -

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat membentuk Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) untuk meningkatkan kemitraan kedua negara. Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan badan itu dibuat karena Saudi ingin kerja sama dengan Indonesia lebih kuat di berbagai aspek.

"Pertama memang kerajaan ingin sekali kerja sama dengan Indonesia itu lebih kuat, dengan berbagai aspek," kata Zulhas kepada wartawan di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (3/7/2025).

Zulhas mengatakan selama ini kerja sama RI dan Saudi hanya seputar ketenagakerjaan hingga penyelenggaraan haji. Oleh karena itu, dibentuk DKT yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini kita urusannya umrah haji, tenaga kerja, tapi ini ingin usaha yang lebih luas. Maka dibentuk tadi Dewan Konsultasi Tertinggi, dipimpin Pak Presiden dengan Crown Prince," ujarnya.

Zulhas mengatakan sejumlah menteri juga akan masuk dalam DKT. Di antaranya Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Menag Nasaruddin Umar.

"Nanti ada anggota-anggotanya, ada tim kerja termasuk Pak Rosan, mungkin kami dan Pak Menag nanti tim kerja ya," ujarnya.

Dengan adanya DKT ini, Pangeran MBS meminta kerja sama RI dan Arab Saudi lebih luas di aspek industrial. "Intinya sangat ingin Crown Prince kerja sama dengan industri lebih luas sebagai sahabat sejati," ujar Zulhas.

Pertemuan bilateral Prabowo dan Pangeran MBS di Istana Al-Salam menandatangani Minutes of Meeting (MoM) DKT Indonesia-Arab Saudi, yang salah satu isinya adalah kesepakatan Tata Kelola DKT, yang akan menjadi kerangka acuan institusional DKT dan selanjutnya akan dikoordinasikan oleh kedua Menteri Luar Negeri.

Penandatanganan MoM DKT ini menjadi capaian monumental yang mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra strategis Arab Saudi di kawasan Asia Tenggara. Adapun format DKT ini juga telah diterapkan oleh Arab Saudi dalam hubungan strategisnya dengan Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok.

(eva/rfs)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

Read Entire Article